kajian bulan maret dan april 2010

klik di

<a href="keluarga sakinah 1 ust triasmoro.WAV
keluarga sakinah 2 ust triasmoro.WAV“>

PENGANTAR PENERJEMAH

Segala puji hanya milik Allah subhaanahu wa ta’aala, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Rasul-Nya yang mulia, para keluarganya dan sahabatnya serta orang-orang yang berada di atas jalannya hingga hari kiamat.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata dalam kitab An Nubuwwat hal 127: “Islam adalah berserah diri kepada Allah saja, tidak kepada yang lainnya, beribadah hanya kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, tawakkal hanya kepada-Nya saja, hanya takut dan mengharap kepada-Nya, dan mencintai Allah dengan kecintaan yang sempurna, tidak mencintai makhluk seperti kecintaan kepada Allah… siapa yang enggan beribadah kepada-Nya maka dia bukan muslim dan siapa yang di samping beribadah kepada Allah dia beribadah kepada yang lain maka dia bukan orang muslim”.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata dalam kitabnya Thariqul Hijratain hal 542 dalam thabaqah yang ke tujuh belas: “Islam adalah mentauhidkan Allah, beribadah kepada-Nya saja tidak ada sekutu bagi-Nya, iman kepada Allah dan kepada Rasul-Nya, serta mengikuti apa yang dibawanya, maka bila seorang hamba tidak membawa ini berarti dia bukan orang muslim, bila dia bukan orang kafir mu’aanid maka dia adalah orang kafir yang jahil, dan status orang-orang ini adalah sebagai orang-orang kafir yang jahil tidak mu’aanid (membangkang), dan ketidakmembangkangan mereka itu tidak mengeluarkan mereka dari status sebagai orang-orang kafir.”
Syaikh Muhammad Ibnu Abdil Wahhab rahimahullah berkata dalam Ad Durar As Saniyyah 1/113: “Bila amalan kamu seluruhnya adalah bagi Allah maka kamu muwahhid, dan bila ada sebagian yang dipalingkan kepada makhluk maka kamu adalah musyrik”.
Beliau rahimahullah juga berkata dalam Ad Durar 1/323 dan Minhaj At Ta’siis hal 61: “Sekedar mengucapkan kaliamat syahadat tanpa mengetahui maknanya dan tanpa mengamalkan tuntutannya maka itu tidak membuat mukallaf tersebut menjadi muslim, dan justeru itu menjadi hujjah atas dia…siapa yang bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan dia itu beribadah kepada yang selain Allah (pula) maka kesaksiannya itu tidak dianggap meskipun dia itu shalat, zakat, shaum dan melaksanakan sebagian ajaran Islam.”

kajian tentang jihad dan mujahid
klik

hancurnya israel
klik

file tentang pernyataan sikap dari sheikh aiman azzawhiri tentang syahidnya 3 terpidana mati bom bali, dan juga pernyataan sikap dari assahid ustad mukhlas, beserta subtitlesnya
klik disini

Fatwa Alim Besar Kota Madinah, Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry –semoga Allah menjaga beliau-
Soal:
Syaikh yang mulia, beberapa hari yang lalu telah dijalankan hukuman eksekusi terhadap orang-orang yang melakukan peledakan di kota Bali, Indonesia, enam tahun silam. Telah terjadi fitnah setelahnya terhadap banyak manusia, dimana penguburan jenazah mereka dihadiri oleh sejumlah manusia yang sangat banyak. Mereka juga memastikan pelbagai kabar gembira tentang jenazah yang telah dieksekusi tersebut berupa senyuman di wajah mereka setelah eksekusi, wewangian harum yang tercium dari jenazah mereka, dan selainnya. Mereka mengatakan pula bahwa itu adalah tanda mati syahid, dan perbedaan antara hak dan batil pada hari penguburan jenazah. Apakah ada nasihat bagi kaum muslimin secara umum di negeri kami? wa Jazâkumulâhu Khairan.
Jawab:
Bismillahirrahmanirrahim,
الحمد لله رب العالمين ، والعاقبة للمتقين ، ولا عدوان إلا على الظالمين ، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، الملك الحق المبين ، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله سيد ولد آدم أجمعين ، صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه الطيبين الطاهرين ، وسلم تسليما كثيرا على مر الأيام والليالي والشهور والسنين .
‘Amma Ba’du,
Bukanlah suatu hal yang aneh pada kalangan awam dan mereka yang tidak memiliki pemahaman terhadap As-Sunnah akan terjadi pada mereka seperti yang tersebut dalam pertanyaan, saat mereka mengiringi jenazah (para pelaku pengeboman) yang dieksekusi oleh pemerintah Indonesia. Orang-orang tersebut dieksekusi, lantaran perbuatan mereka menghilangkan harta benda dan nyawa, (dan ini) adalah perbuatan kaum Khawarij yang mengkafirkan kaum muslimin karena dosa, baik dilakukan oleh pemerintah maupun rakyat.
Jawaban:
Dalam setiap pernyataannya, beliau bertiga TIDAK PERNAH MENGKAFIRKAN kaum muslimin karena dosa, kalau anda mengatakan mereka mengkafirkan kaum muslimin karena dosa (kecuali dosa kufur) maka anda telah memakan bangkai saudara sesama muslim

Siapa yang memahami As-Sunnah, maka ia akan mengetahui bahwa eksekusi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap mereka adalah perkara yang sangat tepat dan kebenaran semata.
jawaban:
atas dasar apa anda anda mengatakan bahwa itu sudah tepat?apa anda pernah tabbayun dengan mereka bertiga?

Siapa yang mengetahui sejarah kaum Khawarij semenjak masa shahabat dan sepanjang perguliran masa ke masa, maka akan nampak baginya bahwa apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang dieksekusi itu adalah perbuatan khurûj (pembangkangan, kudeta) terhadap pemerintah muslim dan pelanggaran terhadap pelbagai kehormatan, berupa nyawa yang terjaga dan harta. Bahkan perbuatan kaum Khawarij pada hari ini adalah bentuk dari perbuatan kaum bathiniyah.
Diantara perbuatan kaum bathiniyah adalah, beberapa masa yang lalu mereka menduduki Baitul Haram dan menumpahkan darah-darah yang terjaga serta mengambil Hajar Aswad, sehingga menghilang dari kaum muslimin sekian lama, sebab mereka membawanya ke Baghdad atau tempat lain –sebagaimana yang diberitakan-.
Jawaban:
Pernyataaan ini 100% benar, tapi ditujukan ke pihak yang salah

Berikut ini adalah nasihat dariku kepada saudara-saudaraku dan anak-anakku, yaitu kaum muslimin di Indonesia –semoga Allah menjaga negara mereka dan negara kami dari setiap keburukan dan kejelekan- dalam dua hal:
Pertama, tentang keterangan yang ditunjukkan oleh hadits-hadits yang mutawatir dari Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam tentang celaan terhadap kaum Khawarij sepanjang masa, abad dan tahun –selama-lamanya-, serta cercaan dan kemurkaan atas mereka.
Beliau menggelari mereka bahwa “Mereka adalah anjing-anjing neraka”, “Mereka adalah orang-orang bodoh yang baru tumbuh” dan “Mereka berbicara dari ucapan manusia terbaik, akan tetapi mereka keluar dari Islam seperti tembusnya anak panah dari buruannya.”
Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam (juga) memerintahkan untuk membunuh dan memerangi mereka. Beliau bersabda, “Mereka adalah seburuk-buruk makhluk dan yang paling buruk tabiatnya”, “Mayat mereka adalah seburuk-buruk mayat di kolong langit”, “Berbahagialah orang yang membunuh mereka dan dibunuh oleh mereka”, “Kalau aku dapati mereka, niscaya aku akan binasakan mereka seperti binasanya kaum ‘Ad dan Iram”.
Beliau shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Saat terjadinya perpecahan di antara kaum muslimin, akan keluarlah di antara mereka mâriqah[1] yang akan diperangi oleh kelompok yang paling dekat dengan kebenaran, kemudian kelompok yang berada di atas kebenaran tersebut dapat membasmi mereka.”
Benarlah sabda beliau ini. Penduduk Nahrawan di Irak melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan ‘Ali radhiyallâhu ‘anhu. Perang terhadap mereka saat itu di bawah pimpinan ‘Ali radhiyallâhu ‘anhu bersama para tokoh Islam dari kalangan shahabat dan tabi’in.
‘Ali dan para shahabatnya radhiyallâhu ‘anhum (berada di atas) kebenaran dalam memerangi kaum Khawarij, sebagaimana faksinya lebih dekat kepada kebenaran dari faksi Mu’awiyah dan para shahabatnya radhiyallâhu ‘anhum.
Jawaban:
Ini juga 100% benar, tapi sekali lagi pernyataaannya ditujukan kepada pihak yang salah

Kedua, wajib atas setiap muslim untuk membenci kaum Khawarij, dan membantu pihak berwajib untuk membongkar kedok mereka. Sebab, menutupi dan tidak menunjukkan markas dan (kamp) konsentrasi mereka adalah membantu mereka dalam dosa dan permusuhan. Tidak bisa terlepas tanggung jawab seorang muslim yang mengetahui rencana dari perencanaan yang membahayakan ahlul Islam berupa pembunuhan jiwa, baik yang terjaga dengan Islam karena sebagai pemeluknya, atau terjaga dengan Islam karena hubungan perjanjian. Yang kami maksud dengan terjaga dengan Islam karena perjanjian adalah kaum kuffar yang tinggal di tengah-tengah kaum muslimin, baik sebagai pekerja atau penduduk. Mereka mendapatkan perlindungan, perjanjian dan keamanan dari pemerintah yang muslim.
Jangan bersimpati kepada mereka dengan melakukan demonstrasi, keluar ke jalan-jalan (membentuk) konsentrasi massa, atau penghujatan di media massa , baik koran, radio, televisi atau selainnya.
Jawaban:
Lagi lagi ditujukan ke pihak yang salah, anda mengatakn mereka khawarij….karena mengkafirkan pemerintah muslim, sekarang coba kita bicara dengan terang terangan ja, apakah masih muslim orang yang meyatakan bahwa alquran itu tidak sempurna?Alquran itu buatan tangan manusia?
Alquran itu perlu diubah ayat ayatnya…….
Pemerintahan thogut ini nggak hanya seperti itu bung…mereka mengganti SEMUA HUKUM dalam alquran dengan hukum buatan tangan manusia…sama artinya dengan melemparkan Al Quran ke kotoran babi..
Kalau anda masih ngotot mereka adalah pemerintahan muslim,apa buktinya?…apakah karena mereka masih sholat?bagaimana kalau mereka mengganti hukum Alloh, apakah kalian akan mengatakan bahwa kita harus melihat hatinya…
Nah itu prinsip MURJIAH KALIAN!!! Kalia membuat makar atas nama Alloh…Demi Alloh, saya akan menuntut kalian dihadapan Alloh atas penyesatan terhjadap Dien ini, Demi Alloh!!! Kalau memang kalian berada diatas hujjah , maka tunjukkan HUJJAHMU!!!

kajian umum

kajian umum ashlu dinul islam masjid kadipaten kidul tiap selasa sore ba'da isya

Kategori

Komentar Terbaru

pejoang di file kajian keluarga sakinah d…
daarulihkwan di bantahan untuk salafy
jaisyurrahman di bantahan untuk salafy
Abdulloh amani Syahi… di filem jihadi edisi juni juli+s…
anis bekti wibowo di MANHAJ PERJUANGAN AL QAIDAH…

kepada mujahid yang ikhlas meniti jalan ini…

insyaAlloh akan ditetapi janji Alloh..... sesungguhnya bumi ini akan diwarisi oleh hamba2nya yang beriman.... sabar... dakwah... amar ma'ruf... jihad fie sabilillah...

hutang amerika

$Loading... = the National Debt

hutang amerika